KISAH & INSPIRASI MENUNTUT ILMU (Seri 1)
(Awal Berjumpa Gurunda Al-Ustadz Dzulqarnain M. Sunusi hafizhahullah)
Subhanallah Walhamdulillah, tiada nikmat yang lebih indah & agung melebihi nikmat "Islam & Sunnah"..Kami bersyukur hanya kepada Allah Azza wa Jalla yang telah memberi taufiq kepada nikmat tersebut. Rasa Syukur pun semakin besar ketika Allah Jalla wa Ala mengenalkan dengan seorang GURU yang begitu sabar & penyayang..
Kakanda kami Al-Akh Abu Idris Deni Andrian (Dosen Peternakan UNPAD) hafizhahullah adalah orang yang pertama kali menyebut nama Al-Ustadz Dzulqarnain M. Sunusi di depanku. Lalu Ayahanda kami Al-Akh Abu Syawwal Djambek hafizhahullah yang terus "Mempromosikan"-nya ketika Kami safar ilmu kepada Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed di Indramayu (Jawa Barat). Rasa penasaran pun semakin memuncak..
Setelah banyak mendapat penjelasan & dukungan Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al-Atsari, maka Kami pun safar sendirian ke Solo (Jawa Tengah).
Masjid Jajar Jl. Slamet Riyadi Solo adalah tempat yang penuh kenangan menuntut ilmu. Kami mencoba menebak yang mana orang yang bernama Al-Ustadz Dzulqarnain. Tebakan pun selalu salah. Qaddarallah, Beliau sholat persis di belakang Kami.
Betapa gugup awal perjumpaan dengannya. Walhamdulillah, pengalaman sebagai 'Motivator & Trainer' membuat lebih berani dan agak sedikit "NAKAL". Takkan pernah lupa bagaimana wajah & senyum Gurunda serta Ustadzuna M. Naim hafizhahumallah ketika Kami keluar dari memakai WC Khusus "Ustadz"..hehe.
Hampir setiap safar, Kami memberanikan diri bertanya kepada Gurunda. Kadang menunggu di tangga, kadang Kami sudah bersiap di Lantai 2 Masjid Jajar yang legendaris..Sungguh nikmat sekali safar & perjuangan menuntut ilmu..Walhamdulillah !
Bersambung..
Selalu Semangat & Optimis !
(Al-Akh Abu Umar Andri Maadsa)
