https://www.facebook.com/share/v/1HByjCXJQM/

Alhamdulillah, Ahad 25 Syawwal 1442 / 6 Juni 2021 menjadi hari yang bersejarah bagi kehidupan Bang Ony Sahrial. Tim Markaz Ilmu Bandung menjemputnya pukul 09.30 WIB di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Tepat pukul 13.00 WIB Kami berjumpa dengan Gurunda Al-Ustadz Dzulqarnain hafizhahumallah di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Alhamdulillah, (diawali makan siang) selama 3 jam banjirlah faedah ilmu, nasehat, dan bimbingan Gurunda kepada Bang Ony Sahrial & Kami semua. Saya berkata, "Bang Ony..seperti inilah kalau Ustadz lagi santai. Sulit terjadi bila di saat (sela-sela) kajian atau daurah atau pertemuan tertentu (dengan orang lain)..".

Ustadz Dzulqarnain bercerita dari awal Beliau belajar bahasa Arab, mondok di pesantren, menghafal Al-Qur'an, dan kisah-kisah indah di Darul Hadits Dammaj Yaman bersama Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi'i rahimahullah. Beliau berkisah.."Ada seorang (Syaikh Fulan) teman diskusi/mudzakarah Saya di Dammaj yang kuat hafalannya (Hafal Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Bulughul Maram, Umdatul Ahkam, dll) namun karena dulu hanya fokus pada hafalan saja sekarang menjadi FUTUR. Dulu Kami berdua pernah diuji di depan Syaikh Muqbil. Syaikh berujar..'Tuh kan, beda yang memahami dengan yang menghafal saja (tanpa memahami)'.."

Untuk itulah, Ustadz menasehatkan Bang Ony untuk memilih Guru yang benar (Beraqidah & Manhaj yang lurus, Berakhlak Mulia & Faqih/Kompeten dalam Ilmu Syar'i), bertahap dalam belajar & bergaul dengan Sahabat yang shalih. Maa Syaa Allah, Bang Ony sangat terharu dengan nasehat tersebut.

Bang Ony berseloroh, "Nikmat sekali ya Bang, sudah dapat ILMU & NASEHAT (Gratis), DITRAKTIR MAKAN (Gratis) lagi oleh Gurunda.."..Walhamdulillah.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala selalu menjaga, melimpahkan taufiq dan merahmati Al-Ustadz Dzulqarnain, Bang Ony Sahrial dan Kita semua kaum muslimin.

Selalu Optimis & Bersyukur kepada Allah !

Al-Akh Abu Umar Andri Maadsa